Archive for the ‘UNIX/Linux’ Category
UNIX Toolbox
Klik Download
Midnight Commander + FTP
Beberapa hari yang lalu, saya mindahin file dari satu server unix/linux ke server unix/linux lainnya menggunakan MC (Midnight Commander) dan service FTP pada source server dinyalain. Hasilnya cukup cepat buat mindahin data2 tersebut. Speed transfer rata-rata 8-10 Mbps di LAN.

Cara ngakses service ftp dari MC :
- masuk ke Right > FTP Link di MC
- abis itu tuliskan format aksesnya seperti ini :
/#ftp:user@ftp-server
OpenSolaris, Linux, Solaris
OpenSolaris sebenernya nama gerakan meng-opensource-kan kernel Solaris. Jadi sebenernya ya Unix juga. Linux sendiri awalnya kan hanya kernel yang kemudian jadi GNU/Linux, trus banyak distro yg menggunakan kernel ini menjadi full distro seperti slackware, debian, fedora, dkk. Sama saja skrg ada kernel Solaris yg kemudian dijadikan distro oleh Nexenta, Schilix dan Belenix.
Solaris sendiri adalah OS Unix yg sangat populer. Sebelumnya sudah ada juga Unix OS yg membuka diri seperti FreeBSD. Yang menarik adalah fitur-fitur Solaris 10 yg keren-keren sudah ada di kernel OpenSolaris, jadi bisa belajar fitur2 itu di kompi rumah. Contohnya ZFS, Dtrace, Zoning.
Solaris 10 dan Solaris Express adalah dua benda yang berbeda. Solaris 10 terbaru sedangkan Solaris Express sendiri adalah semacam snapshots dari pengembangan Solaris berikutnya. Kalau Anda perhatikan nanti di kernel Solaris Express dan OpenSolaris, uname akan menunjukkan SunOS 5.11 sedang Solaris 10 adalah SunOS 5.10.
Kalo ga percaya, buruan install Solaris dan OpenSolaris terbaru?
CDDL vs GPL
CDDL(Common Development and Distribution License) itu memiliki beberapa perbedaan mendasar dibandingkan dengan GPL(GNU Public License) sebagai copyleft license yang paling populer. Hal tersebut menyebabkan CDDL adalah lisensi yang tidak kompatibel dengan GPL, namun menurut saya, justru CDDL memiliki beberapa kelebihan dibandingkan GPL.
1. Berbeda dengan GPL, CDDL tidak bersifat viral (menular). Yang dimaksud viral adalah, komponen apapun yang dibuat, dan di embed ke software GPL tsb, otomatis harus dilisensikan dibawah GPL juga. Jadinya si “freedom” yang ditawarkan GPL tsb gak terlalu mutlak sih…..
2. CDDL tidak viral, jadinya komponen apapun yang kamu buat dibawah software yang berlisensikan CDDL bisa kamu keep propietary, atau kamu lisensikan di bawah GPL, atau lisensi apapun. Makanya ini yang dimasalahkan oleh GNU, karena ada unsur “patent” related disini
3. Ada satu hal yang bisa jadi issue juga untuk industri IT dalam negeri, dengan CDDL, kamu bisa keep karya kamu sebagai hak kekayaan intelektual milikmu, tidak kembali ke negara asal yang membuat Linux atau GNU.
Btw, yang kompatibel dengan CDDL itu bukan GPL, tapi LGPL(Lesser GNU Public License)
UNIX Permissions untuk Proteksi File
1. Secara general hak akses apa yang bisa diterapkan berkaitan dengan file di UNIX?
UNIX Permissions hanya dibagi menjadi tiga hak akses yaitu R (read), W(write), X(execution).
2. Jelaskan perbedaan antara UNIX File Permission dengan ACL?
Secara standar UNIX file permission hanya memiliki tiga hak akses yaitu Read, Write, Execution untuk tiga kelas user yaitu owner, group dan other. Sedangkan pada ACL (Access Control List) kita bisa mengatur hak akses per user dalam suatu kelas user. Misalkan kamu punya file namanya tester dan kamu ingin agar temanmu dalam satu group namanya si B bisa membaca sekaligus mengedit file tester, sedangkan anggota group yang lainnya ga ada yang boleh baca apalagi mengedit. Kalo kasusnya seperti ini, maka kamu tidak bisa mendefinikan hanya dengan standar UNIX File permissions, oleh karena itu dibutuhkan hak akses lagi yang diberi nama ACL. Solusi dari kasus ini, kamu disable read,write,execution file tester untuk kelas group, kemudian kamu tambahkan user B untuk bisa read,write,execution file tester dengan perintah setfacl.
3. Apa arti symbol - pada UNIX File Permission?
Symbol – menunjukkan deny permission, yaitu tidak boleh read, write maupun execution
4. Perintah / command untuk mengubah kepemilikan file (ownership)?
chown
5. Perintah / command untuk mengubah hak akses file di UNIX?
chmod
6. Perintah/command untuk nge-list directory,file, menampilkan informasi tambahan dari suatu file/directory?
ls
7. Perintah / command untuk mengubah group ownership?
chgroup
8. Perintah / command untuk ngeset ACL?
setfacl
9. Peritnah / command untuk verify ACL?
getfacl filename
Apa itu TTY?
Mungkin ini pertanyaan yang aneh buat temen2 yang ga UNIX friendly,hehe..buat temen2 yg UNIX friendly pasti ga asing dengan TTY,,jadi ditulisan ini mau dibahas tentang apa itu TTY,tapi sebelumnya saya mau ngucapin terima kasih buat [Raven---barakirs@netvision.net.il] atas artikelnya ini..
Ngomongin tentang Linux/Unix, Linux/Unix merupakan sebuah sistem operasi yang multi-user,multi-tasking,,dimana user yang banyak bisa login dan bekerja pada komputer yang sama..ini yg menjadi keunggulan unix jika dibandingkan dengan sistem operasi yang lainnya. Nah,si komputer ini menjalankan lebih dari satu proses,,ya iya lah kan multi-tasking
dan disisi laen juga banyak user yang login ke komputer unix itu. Masing-masing proses menerima beberapa input dan mengirimkan keluar beberapa output. Sampai sini dah ngerti belom nich..
Dari proses itu bisa dibayangkan bagaimana komputer itu tahu mana input si user A dan mana input user B dan mana output untuk user A dan B pada masing-masing program,tentunya user A tidak akan salah menerima outputan dari user lain yang dikirimkan ke komputer itu bukan? Nah,dari sinilah kita tahu mengapa masing-masing user mempunyai TTY.
TTY itu sendiri singkatan dari Terminal TYpe. Masing-masing user mempunyai TTY yang bisa digunakan untuk menuliskan perintah dengan huruf dan angkat. Dengan adanya TTY ini, komputer jadi tahu darimana asal sebuah input dan memberikan outputan ke user.
Mengubah Shell Prompt di UNIX/Linux
Pernahkah temen2 liat tampilan seperti ini pada command prompt di UNIX/Linux ?
root@ie-comm:~#
bash-3.00:~#
i am sysadmin:~#
root:~#
root@opensolaris:~#
21:53:28 root@ie-comm:~
#
Yupz..inilah yang dinamakan PS1,variabel pada environment UNIX/Linux buat ngubah ’shell prompt’. Klo kita pengen dengan salah satu pilihan diatas, maka ada beberapa step yang musti kita lakukan, tapi sebelumnya aku mau ngasih tahu bahwa PS1 bagiku sangat penting, karena akan mempermudah klo mau ngetikin command yang panjang, trus ngliat kita lagi aktif di direktori mana? makanya aku sering make yang paling bawah, yang di bold. Ni step-stepnya klo mau ngubah2 :
1. Buat file baru di home direktori user, misalkan root ada di /root dengan nama “.profile”, tanpa tanda kutip
# pwd
/root
# vi .profile
2. Isi file “.profile” dengan value berikut :
PS1=”\t \u@\h:\w
# “
3. Selesai. Coba login lagi ke server, maka shell prompt-nya udah berubah menjadi
21:53:28 root@ie-comm:~
#
—
Keterangan :
\t : untuk menyatakan waktu saat itu
\u : untuk menyatakan user
\h : nama hostname
\w : menampilkan user sedang aktif dimana
Membuat Symbolic Link di Unix/Linux
Symbolic Link bisa disebut ’shortcut’-nya di *nix, kalo terbiasa menggunakan Windows pasti ngerti apa itu Shortcut. Kamu bisa ngapus symbolic link tapi ga akan pengaruh ke direktori atau file-nya. Untuk membuat Sym-link ini sangat mudah, dengan menggunakan command ln..
ln -s source_path destination_path
contoh :
ln -s /var/ftp /home/admin/pft
Sekarang kamu bisa mencobanya sendiri..
Input / Output Redirection and Piping
Here comes something cool..
Ternyata tombol di keyboard punya arti / fungsi yang unik klo make linux/solaris. Contohnya saja ‘>’ , ‘<’,'|’ ni baru sebagian kecil saja. Titik ‘.’ aja punya arti, artinya current directory. Klo di pelajari lebih dalam lagi pasti akan menemui keunikan2 lain di linux.
Nah, sekarng disini kita bahas tentag I/O Redirection. Dari artinya saja udah ketahuan klo I/O redirection itu akan mengalihkan – redirect input maupun output dari suatu command di linux/solaris.
# ps > proses.txt
artinya kita mengalihkan hasil output dari command ps -aux dan kemudian dituliskan ke file proses.txt. Sangat berguna klo kita diminta meng-capture dari hasil output suatu command.
# ps – aux | more
artinya tombol ‘|’ ini untuk meneruskan dari satu perintah ke perintah selanjutnya, yang diteruskan disini hasil output perintah sebelumnya. Makanya klo kita mau mengetikkan multiple command dalam single command line, digunakan tombol ‘|’ ini. oya..’|’ namanya tombole pipe.
