Berbagi Pengalaman
Saya dapet inspirasi menulis setelah selesai mengisi workhsop di Pondok Pesantren Sindang Resmi, Bandung, Jawa Barat. Mungkin kita tahu bahwa Pondok Pesantren itu tempatnya untuk mengaji, menuntut ilmu islam. Mereka yang belajar di sebut sebagai santriwan dan santriwati. Beberapa waktu yang lalu kami diundang untuk memberikan workshop IT Lifeskill. Disini kami : Fachrizal, Denny, dan saya sendiri memberikan workshop 2 hari tentang internet, blogging, email, website, komputer dan design. Semuanya diberikan dengan level pemahaman dasar mengingat para peserta workshop ini belum terlalu familiar dengan dunia IT tersebut. Melihat semangat belajar dari mereka menjadikan saya semakin semangat juga pada saat memberikan workhsop. Para peserta terdiri dari santriwan dan santriwati dengan umur yang berbeda-beda sekitar kelas SMP sampai ada yg berumur 30 ke atas. Tapi hal ini tidak menyurutkan semangat para peserta untuk senantiasa belajar. Yang menjadikan pengalaman berharga bagi saya, baru kali ini saya di undang untuk memberikan workshop di lingkungan pesantren. Kalau sebelumnya biasanya di lembaga institusi pendidikan umum. Menurut saya ini menjadi awal yang baik untuk mengenalkan teknologi IT di lingkungan pesantren, sehingga dapat menambah pengalaman IT pada para santrinya.
Kebanyakan dari mereka tidak memiliki akses terhadap fasilitas-fasilitas seperti komputer dan internet. Ini didapatdari keterangan beberapa peserta yang saya tanyai saat istirahat. Namun, bagi saya yang terpenting adalah semangat untuk tetap belajar. Dimana ada kemauan di situ ada jalan. Kalau posisi saya sebagai mereka, tentunya dapat diatasi dengan meluangkan waktu sedikit untuk maen ke rental komputer dan warnet. Seperti yang saya lakukan saat SMA yang ga punya komputer dan internet. Jadinya sering maen ke rental.
Peran pemerintah daerah juga sangat dibutuhkan untuk lebih memperhatikan nasib dari Pondok Pesantren ini yang bisa dikatakan di anak tirikan jika dibandingkan dengan institusi formal seperti Sekolah-sekolah SMP, SMA dan SD. Itu harapan saya ke depannya.
Dan tentunya kita musti berharap agar semua warga indonesia dapat merasakan betapa besarnya manfaat yang didapat di dunia IT ini. Amiin.


Keren banget Boz, ngomong-ngomong pakai distro apaan buat Pondok Pesantren?? Sabily bukan??
yogieza
28 Dec 09 at 4:39 am
bukan kang.. masih wind0w$
mereka belum mengenal dunia linux / opensource..
kemaren juga sempet promosi linux ubuntu buat os-nya dan openoffice buat office-nya..
Agus Setiawan
28 Dec 09 at 5:37 am